SUMENEP, stitasumenep.ac.id — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni Sumenep kembali membuktikan komitmennya dalam memperluas jejaring dan pengabdian di kancah global. Sebagai wujud implementasi kerja sama internasional, Kampus STITA secara resmi telah memberangkatkan para mahasiswa peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Internasional ke Malaysia sejumlah 11 mahasiswa pada Jumat, 31 Juli lalu.
Kegiatan KPM Internasional ini dijadwalkan berlangsung selama hampir satu bulan, terhitung mulai 1 Agustus hingga 28 Agustus. Memasuki pekan pertama pelaksanaan, para mahasiswa telah aktif membaur dan berkontribusi langsung melalui serangkaian program pengabdian masyarakat di Negeri Jiran.
Dua Program Unggulan Pekan Pertama
Selama satu minggu pertama berjalan, mahasiswa KPM STITA telah mengukir aksi nyata melalui dua agenda utama:
Aksi Kemanusiaan: Pengurusan Jenazah WNI
Menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi, mahasiswa STITA mendampingi dan membantu langsung proses perawatan jenazah hingga pengurusan administrasi pemulangan jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang meninggal dunia di Malaysia untuk dikembalikan ke tanah air.
Dunia Pendidikan: Mengajar di Sanggar Belajar dengan Metode Role Playing
Di sektor pendidikan, mahasiswa diterjunkan untuk mengajar anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Sanggar Belajar. Guna menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, mahasiswa menerapkan berbagai metode pembelajaran inovatif, salah satunya adalah Role Playing (Bermain Peran). Metode Role Playing mengajak anak-anak untuk mensimulasikan situasi kehidupan nyata atau memainkan karakter tertentu. Melalui metode ini, para siswa tidak hanya menyerap materi secara teori, tetapi juga dilatih untuk berempati, melatih kepercayaan diri, mengasah keterampilan berkomunikasi, serta memecahkan masalah secara lebih aktif dan menyenangkan.
Ketua STIT Aqidah Usymuni Sumenep menyampaikan apresiasi dan pesan mendalam bagi para mahasiswa yang sedang mengemban tugas di Malaysia. Beliau berharap momentum KPM Internasional ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mengasah kompetensi dan kebermanfaatan sosial.
Kegiatan KPM Internasional ini diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi lintas negara dan melahirkan lulusan STITA yang berwawasan global, berakhlak mulia, serta siap berkontribusi nyata bagi masyarakat luas.